Mencoba Memahami
Setiap
langkah dalam kehidupan yang kita jalani tentu saja merupakan pilihan dari
segala sesuatu yang ada di lingkungan sekitar kita. Kita tentu berpikir, dengan
mengukur semua kemampuan di diri kita, pilihan yang kita ambil adalah pilihan
terbaik untuk diri kita.
Dalam
beberapa kesempatan, aku juga harus menjalankan salah satu “prosedur” hidup
ini. Aku tentu memiliki pilihan tersendiri apa saja yang menurutku bagus
diriku, termasuk memilih langkah apa saja yang akan aku ambil dalam merancang
masa depanku.
Aku sangat tertarik untuk sekolah di sebuah
tempat dimana aku yakin di tempat itu aku mampu mewujudkan masa depan yang
baik. Sudah cukup lama aku berpikir seperti ini. Namun pada kenyataannya, aku
harus menempa ilmu di tempat lain yang kondisinya tentu sangat berbeda dengan
sekolah yang selama ini berada dalam mimpiku. Aku sempat merasa kecil hati
ketika menerima kenyataan ini. Sebagian orang-orang di sekitarku menguatkan
diriku untuk menerima kenyataan ini apa adanya dan alhamdulillah aku cukup
terhibur walau aku tau mungkin sebagian yang lain kecewa karena sangat
mengharapkan aku berada di tempat itu.
Setelah
hampir dua tahun menjalani kenyataan yang aku dapatkan, aku kembali mencoba
peruntungan agar dapat berada di tempat itu. Meskipun selama ini, aku
mendapatkan apa yang tidak aku duga-duga berupa beberapa kepercayaan untuk
menjalankan tugas dan amanah, aku tetap bertekad untuk bisa berada di sana. Walau terkadang aku lalui dengan setengah hati, aku masihjalani agar bisa merancang masa depanku di temapt itu.
Terkadang,
ada sebuah penyesalan yang menghampiri diri ini, penyesalan karena aku tidak
mempersiapkan diri dengan baik dari sejak dulu untuk menghadapi kesempatan
pertama sebelum diriku berada di sana.
Aku sadar, menyesali sesuatu yang telah terjadi itu tidak ada gunanya dan aku
masih berusaha untuk menerima semu ini dengan lapang dada. Terkadang, muncul
sebuah perasaan tidak enak jika melihat teman-teman yang sukses berada di sana.
Dan
saat ini aku masih menunggu, apakah tahun ini aku bisa berada di tempat yang
aku inginkan dari dulu atau tetap berada disini. Jika aku melihat apa yang
telah aku lakukan selama ini, hanya menambah besar rasa pesimisku dan usaha
yang telah ku lakukan hanya sia-sia belaka.
Dalam surat Al
Baqarah ayat 216, Allah SWT berfirman, “boleh
jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik untukmu, dan boleh jadi (pula)
kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk untukmu. Allah mengetahui,
sedangkan kamu tidak mengetahui.” Mungkin yang aku jalani saat ini memang
yang terbaik bagiku atau yang terbaik bagiku itu akan datang nanti. Aku terus
mencoba belajar dan memahami apa yang aku dapatkan dan aku jalani saat ini
adalah yang terbaik bagiku dari Allah SWT. Aku masih terus mencoba untuk
berlapang dada dan ikhlas menerima semua ini. Ya Allah, ajarilah aku memahami
semua ini.
